Menggapai hati yang Istiqamah

REPORTED BY: Andika Pratama

Menggapai hati yang Istiqamah

Hati merupakan sumber kebaikan dan keburukan seseorang. Jika hati dipenuhi dengan rasa cinta kepada Allah SWT, maka perilaku seseorang akan dipenuhi kebaikan. Sebaliknya, bila hati penuh dengan syahwat dan hawa nafsu, maka yang akan muncul dalam perilaku adalah keburukan dan kemaksiatan.

Oleh karena itu, hati seorang Mukmin harus senantiasa dijaga dari pengaruh setan ini. Yaitu, dengan senantiasa berada dalam sikap taat kepada Allah SWT. Upaya inilah yang disebut dengan Istiqamah.

"Istiqomah berkaitan dengan ucapan, perbuatan, sikap dan niat" Ibnul Qoyyim Rohimahullah mengatakan dalam kitabnya Madaarijus Saalikiin[2],

Imam al-Qurtubi berkata, "Hati yang istiqamah adalah hati yang senantiasa lurus dalam ketaatan kepada Allah, baik berupa keyakinan, perkataan, maupun perbuatan"

Cara menggapai hati yang istiqamah

Banyak cara agar kita bisa menggapai hati yang istiqamah. Di antaranya adalah

1. Meletakkan cinta kepada Allah SWT di atas segala-galanya

Sebagai Mukmin. kita harus mencintai Allah SWT dengan pebuh rasa ikhlas. Pasalnya, dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengalami benturan antara kepentingan Allah dan manusia.

2. Membesarkan perintah dan larangan Allah Taala

Menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya merupakan bentuk keimanan seorang hamba. Membesarkan perintah Allah di antaranya adalah dengan menjaga waktu salat.

3. Berzikir kepada Allah Taala secara istiqamah

Secara bahasa zikir memiliki arti "menyebut", "mengingat" atau "berdoa", kata zikir juga berarti memori, pengajian. Dalam bahasa agama Islam zikir sering didefinisikan dengan menyebut atau mengingat Allah dengan lisan melalui kalimat-kalimat thayyibah.

"Barangsiapa yang mengingat-Ku di dalam dirinya, maka Aku akan mengingat-Nya dalam diri-Ku. Dan barang siapa yang mengingat-Ku dalam kesibukan, maka Aku akan mengingat-Nya dalam kesibukan yang lebih baik darinya." (HR Bukhari).

Keutamaan istiqamah

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqomah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal didalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. [QS. Al Ahqaaf 46:13-14]

Dari firman Allah di atas menjelaskan bahwa orang-orang yang istiqomah akan dijaga Allah dengan ketiadaan rasa khawatir dan duka cita dalam hatinya, serta dijamin dengan berbagai keutamaan, diantaranya :

1. Istiqomah merupakan jalan menuju surga.

2. Istiqomah merupakan satu bentuk sifat atau perbuatan yang dapat mendatangkan ta'yiid (pertolongan dan dukungan) dari para malaikat [QS. Al Fushilat 41:30]

3. Istiqomah merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah Swt. Sehingga pelakunya akan dikaruniai kemudahan dari Allah

Sebab sebab Istiqamah

Para ulama menyebutkan sesungguhnya banyak sekali sebab-sebab yang menjadikan seseorang istiqamah di jalan Allah SWT.

1. Luruskan niat

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam [menjalankan] agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS Al-Bayyinah [98]: 5).

2. Memahami makna syahadat

Kalimat syahadat bukan hanya menandakan dia seorang Muslim. Namun, ada komitmen hamba Allah untuk menjalani hidup.

3. Bertadarus Al-Quran

Membaca Al Quran setiap hari merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebab, Al Quran bisa mententramkan hati.

4. Rajin berdoa dan berzikir kepada Allah

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (QS Ali Imran [3]: 7)

5. Berteman dengan orang shalih

Berteman dan duduk bersama ‘ulama, orang shalih, dan kaum mukminin. Ini merupakan di antara sebab terbesar yang bisa membantu seseorang untuk kokoh di atas al-Haq.

6. Percaya dan yakin akan janji dan pertolongan Allah

Bahwa Allah pasti akan membela, menolong, dan memenangkan hamba-hamba-Nya yang beriman

Cabut moratorium TKI ke Saudi, apa yang harus dilakukan pemerintah?
Uang tol elektronik ancam 20 ribu pekerja
Jangan ambil keputusan saat dalam 4 kondisi ini
Menyikapi isu bangkitnya PKI
Refleksi 1 Muharram
Fetching news ...