Ustazku yang cabul

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Ustazku yang cabul

Guru agama atau di Indonesia disebut ustaz tentu diharapkan dapat menjadi pembimbing spiritual sekaligus moral. Akan tetapi, profesi terkadang hanya dijadikan alat oleh sebagian orang untuk memuaskan hasrat yang sebetulnya berlawanan dengan nilai-nilai agama itu sendiri.

Peristiwa perih dialami oleh Dania (22), seorang mahasiswi tingkat akhir yang juga bekerja di bagian marketing di sebuah daerah penyanggah ibu kota. Dania adalah korban kekerasan seksual oleh orang yang mengajarinya mengaji, sekaligus guru di tempat bimbel. Kita sebut saja dia Ustaz Sogol.

“Dia kerap memegang payudara saya, mencium bibir saya,” katanya.

Tidak hanya sampai di situ, Ustaz Sogol juga terkadang menindih tubuhnya yang masih mungil itu dan melakukan sertu (geser-metu, digeser-geser sampai keluar).

“Kejadian tersebut berlanjut sampai saya masuk SMP,” kenangnya.

Dania mengaku kejadian ini berlangung berulang-ulang karena dia tidak berani mengadukan perbuatan lalim si Ustaz kepada siapa pun, termasuk ke orang tuanya.

“Saya tidak pernah cerita masalah ini ke siapa pun,” katanya sambil menambahkan bahwa kejadian ini adalah aib bagi dirinya.

Saat saya tanyakan apakah dia hendak mengadukan pencabulan si Ustaz tersebut ke pihak berwajib, Dania menggelengkan kepala.

“Sudah saya anggap ini aib saya, jadi saya merasa tidak perlu.”

Bahkan, saat saya tawarkan untuk mengadukan ini ke instansi pemerintah lain yang menangani masalah ini, seperti KPAI atau Komnas Perempuan, Dania kukuh merasa tidak perlu.

“Untuk apa? Toh sekarang pelaku sudah ada yang melaporkan dan akan segera diproses, kan?!” katanya.

Akan tetapi, saat saya konfirmasi pernyataan Dania ini kepada korban Ustaz Sogol yang lain, laporan ke polisi ternyata belum dibuat.

“Belum ada yang nuntut sih. Gak ada yang mau duluan. Penginnya kompakan barengan kali ya!? Pada takut berurusan sama polisi. Ribet ngurusnya; prosesnya pasti panjang dan butuh waktu mondar-mandir,” kata Rania (24) yang mengaku sering menjadi saksi bagaimana Ustaz Sogol melakukan pelecehan seksual ke murid-muridnya di sebuah SMP swasta.

Rania juga pernah menjadi korbannya secara langsung seperti dicolek-colek dan ditarik BH-nya.

“BH aku sering ditarikin dari belakang. Aku mau ikut nuntut, tapi beliau ngancem aku,” kata Rania, yang selama tiga tahun menjadi murid Ustaz Sogol.

Kebejatan Ustaz Sogol yang lain, menurut Rania, adalah menjadi penulis skripsi untuk orang lain. Sebagai informasi, Ustaz Sogol yang berpendidikan magister ini tidak hanya mengajar mengaji di TPA dan sekolah, dia juga terbiasa mengisi pengajian dari satu majelis taklim ke majelis lain. Namanya pun cukup dikenal masyarakat di daerahnya.

Kiprah Ustaz Sogol di banyak lembaga pendidikan memudahkannya untuk mencari mangsa. Tak heran apabila korbannya tidak hanya Dania dan Rania, sekaligus tak tahu kapan akan berhenti.

“Saya pikir beliau udah insaf kali pas udah nikah. Tahunya masih bejat aja. Ada teman cerita dia pernah lihat ustaz nindih seorang murid. Tidak jelas apakah sedang diperkosa, tapi yang jelas ditindih kayak hubungan suami istri,” beber Rania.

Kembali ke kisah Dania. Dia menjadi bulan-bulanan si Ustaz selain karena bungkam, dia saat itu adalah salah satu murid kesayangan. Dia sering diajak keluar naik motor bareng si Ustaz.

Rania mengaku jika pencabulan yang getir tersebut selalu terjadi di rumah Ustaz Sogol, yang juga tempatnya mengaji.

Ustaz Sogol adalah anak pertama dari empat bersaudara. Kala peristiwa itu, Ustaz Sogol masih bujangan. Sekarang dia sudah beristri dan memiliki 2 anak.

Saat ditanya apakah perbuatan cabul tersebut mempengaruhi hidupnya saat ini, Dania menjawab, “Saya tidak tahu persis apakah kejadian tersebut mempengaruhi sepenuhnya.”

Sebagai korban kekerasan seksual, Dania mengaku belum pernah mengikuti terapi untuk menyembuhkan traumanya. Bahkan, dia merasa tidak perlu melakukannya.

“Belum pernah, dan saya rasa tidak perlu,” pungkasnya.

Rizal Ramli: Jokowi impor pangan ugal-ugalan
Pidato Prabowo disebut klise, BPN samakan Prabowo dengan Bung Karno
Amerika Serikat rugi Rp38 triliun
Sempat ditolak, Prabowo akhirnya shalat jumat
Kedengkian terhadap mantan picu impotensi
TKN: Jokowi sudah persiapkan jurus hadapi debat kedua
PSI minta kubu Prabowo klarifikasi soal tudingan Jokowi pakai konsultan asing
Kubu Jokowi nilai Prabowo cari panggung
TKN nilai tak masalah menteri bantu Jokowi susun materi debat
Simulasi Prabowo menang di 12 daerah dinilai hanya kipasan angin surga
Aktivis lingkungan nilai Jokowi komitmen kelola SDA untuk rakyat
Gubernur Enembe tak bersalah, warga Papua desak KPK minta maaf
PSI nilai manuver politik oposisi soal tudingan konsultan asing terlalu bodoh
Kubu Jokowi: Kemenangan di Jawa Barat jadi barometer suara nasional
 Tuduh pakai konsultan asing, PSI tuding oposisi yang sengaja hancurkan citra Jokowi
Fetching news ...