Kubu Jokowi mengaku belum unggul di Sumatera

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Jokowi mengaku belum unggul di Sumatera Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengakui dari beberapa hasil survei pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf belum unggul di beberapa provinsi di Pulau Sumatera. Oleh karena itu, menurutnya TKN akan fokus pada beberapa provinsi tersebut di kampanye terbuka.

"Saya kira dari berbagai survei harus diakui dibanyak provinsi di Sumatra itu kan memang capres cawapres 01 kan belum unggul. Nah itu tentu harus menjadi fokus kampanye juga," kata Arsul saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (14/03/2019).

Arsul menyebut salah satu provinsi yang menjadi fokus TKN adalah provinsi Sumatera Barat. Ia mengatakan untuk kampanye terbuka nanti, Sumatera Barat menjadi fokus TKN Jokowi-Ma'ruf.

"Sumatera barat termasuk yang menjadi fokus perhatian selama untuk kampanye ini," ujarnya.

Selanjutnya, Arsul berharap selama 21 hari kampanye terbuka, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf naik dalam kisaran angka diatas 60 persen. Ia juga optimistis elektabilitas Jokowi-Ma'ruf naik di kampanye terbuka.

"Ya kan target kami kan, di atas 60 persen tentu kalau sekarang survei nya itu kisaran angka 54 sampai 56 itu kan berarti banyak hal disisa waktu ini harus kami garap khususnya melalui kampanye terbuka," pungkasnya.

BPN: Jokowi kehilangan kepercayaan dari masyarakat
Rapat Paripurna sepi, ini alasan Wakil Ketua DPR
Kubu Prabowo nilai OTT Romahmurmuziy tanda pemerintahan Jokowi tidak berhasil
Elektabilitas Jokowi turun, ini kata kubu Jokowi
Amerika imbau Iran hentikan program rudal balistik
Fadli Zon: Krisis Timur Tengah dipicu masalah politik
Dukungan Erwin Aksa sangat diharapkan kubu Prabowo
IHSG masih bakal tertahan di zona merah
Persoalan DPT bermula dari Kemendagri
Golkar akan rapat internal terkait Erwin Aksa dukung Prabowo-Sandi
Politisi Golkar ini dukung Prabowo-Sandi demi sahabat
DPR: Investor berlarian ke luar karena tingginya ongkos produksi
Seberapa narsis dirimu?
Komisi I imbau masyarakat laporkan TNI yang tidak netral
Kubu Jokowii minta Sandiaga realistis dalam membuat program
Fetching news ...