Kubu Jokowi pertimbangkan polisikan Andi Arief

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Jokowi pertimbangkan polisikan Andi Arief Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irfan Pulungan

Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irfan Pulungan mengatakan  TKN akan mempertimbangkan untuk mempolisikan Wasekjen Andi Arief. Hal itu menyusul cuitannya di Twitter yang menyebut terdapat 'Faksi Setan' di rezim Jokowi dan menyebut nama Sekjen PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto di dalamnya.

"Prosesnya di Mas Hasto. Kita akan mempertimbangkan terhadap cuitan-cuitan tersebut, apakah memang perlu kami laporkan atau tidak, nanti tergantung kepada cuitan yang disampaikan oleh Andi Arief kepada orang-orang yang dia tuju," katanya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (10/01/2019).

TIidak hanya itu, Irfan mempersoalkan cuitan Andi Arief yang menyebut telah melaporkan kasus pelaporan terhadap dirinya ke Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kasus hoax tujuh kontainer surat suara tercoblos. Dalam cuitannya, Andi Arief menyebut SBY hanya senyum-senyum saja.

"Saya mempertanyakan juga di dalam cuitan Andi Arief di tweet selanjutnya, dia menyampaikan itu 'saya sudah menyampaikan kepada Pak SBY' kan? Tapi 'Pak SBY hanya tersenyum2 saja'. Nah, itu harus diperjelas juga itu maksudnya bagaimana," sebut Irfan.

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen partai Demokrat , Andie Arief berharap polisi dapat memproses laporannya terkait faksi setan yang tiga hari sebelumnya telah dilaporkan.

"Tapi saya berharap laporan saya kepada 'faksi setan'  tiga hari lalu diproses oleh polisi," kata Andi Arief 

Namun, ia tak mempersalahkan jika dari pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) turut melaporkan cuitannya di Twitter perihal adanya 'Faksi Setan' tersebut.

"Saya nggak bisa melarang mereka melapor,"  tegasnya.

Sebelumnya, Andi Arief men-tweet perihal adanya tuduhan pihak TKN yang telah melakukan pelaporan terkait 'hoaks' tujuh kontainer surat suara tercoblos yang beberapa waktu lalu sempat di postingnya.

Isi cuitannya seperti berikut :

Kawan-kawan semua mohon bantuannya untuk memonitor laporan saya di Bareskrim terhadap beberapa orang "faksi setan" di TKN Jokowi pimpinan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto yang telah melakukan "pembunuhan" dan "kekejaman" verbal.

Es mencair, puluhan jenazah pendaki di Puncak Everest muncul
Dicoret di dua kabupaten, ini respons Partai Berkarya
BPN yakin sosok Sandiaga Uno mampu lampaui elektabilitas petahana
Impor bawang putih dinilai bakal turunkan elektabilitas Jokowi
Dilaporkan ke Bawaslu, Ma'ruf Amin: Itu tidak tepat
Prabowo-Sandi akan kumpulkan ketum partai dan tokoh agama
Tak serahkan dana kampanye, 11 Parpol digugurkan di tingkat daerah
DPR soroti hak politik narapidana dan warga binaan
Fadli Zon: Wiranto super ngawur
Prabowo kampanye di Makassar, Sandiaga di Jawa Tengah
IHSG ditutup menguat di level 6.501
Mayoritas pemilih tidak tertarik janji capres
Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Fetching news ...