News Law

PN Jakpus tolak Juniver Girsang jadi ketua DPN Peradi

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

PN Jakpus tolak Juniver Girsang jadi ketua DPN Peradi

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan tidak berwenang mengadili Gugatan Perhimpunan Advokat Indonesia dibawah pimpinan Fauzie Yusuf Hasibuan terhadap DPN Peradi yang dipimpin Juniver Girsang no. 683/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Pst.

Ketua Majelis Hakim Budhy Hertantiyo dalam amar putusannya Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (NO= Niet Ontvankelijk Verklaard).

"Menolak  Eksepsi Tergugat (Juniver Girsang) yang menyatakan Munas Pekan Baru yang mengangkat Fauzie Yusuf Hasibuan ketua umum PERADI tidak sah," kata Budhy di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,kemarin.

Budhy menjelaskan, keputusan penolakan ini dikarenakan majelis sepakat dengan keterangan saksi ahli dari Penggugat (Peradi Fauzi Hasibuan) yang menyatakan keabsahan Ketua Umum tidak ditentukan oleh pemerintah melainkan keputusan Munas sesuai yg diatur dalam Anggaran Dasar organisasi.

Pengadilan, lanjut dia, tidak berwenang mengadili pokok gugatan yaitu perselisihan kepengurusan kerena menjadi kewenangan dan harus diputuskan oleh semacam Mahkamah Advokat seperti di Parpol.

Atas dasar itu Pengadilan selanjutnya menyatakan gugatan tidak dapat diterima( NO= Niet Ontvankelijk Verklaard).

Menanggapi putusan tersebut Sekretaris jenderal  Dewan Pimpinan Nasional Peradi Thomas E.Tampubolon menghormati keputusan tersebut. "Kita menghormati putusan ini akan tetapi kita akan melakukan banding," tegas Thomas.

Thomas menjelaskan, dasar pengajuan banding dikarenakan Mahkamah Advokat tidak diatur dalam UU Advokat dan Anggaran Dasar Peradi. "Jadi bagaimana bisa Pengadilan menyerahkan perselisihan kepengurusan kepada lembaga yg tidak ada," tambah Thomas.

Di samping itu, putusan ini absurd dan tidak bersesuaian, awalnya hakim menyatakan sah tidaknya suatu kepengurusan organisasi bukan berdasarkan pengakuan pemerintah, akan tetapi berdasarkan Munas yg dilaksanakan sesuai AD Organisasi," tambah Thomas.

Menanggapi pemberitaan yang menyebutkan PN Jakarta Pusat memutuskan Juniver Girsang sebagai Ketua Umum Peradi yang sah periode 2015-2020, dikatakan Thomas berita tersebut tidak benar karena telah terjadi pemutar balikan keputusan persidangan dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

"Ini jelas Hakim menyatakan tidak  berwenang mengadili dan telah menolak semua eksepsi yang diajukan Juniver Girsang seperti kami jelaskan tadi," tegas Thomas yang hadir pada sidang pembacaan Putusan.

Thomas pun mengimbau seluruh anggotanya untuk tidak terpengaruh pemberitaan yang tidak benar tersebut.

Fahri beber alasan Kwik Kian Gie tak cocok di kubu Jokowi
Ini orang yang akan terbang ke bulan bareng SpaceX
Kemendikbud kuatkan sistem zonasi di daerah
KPK periksa Wakil Ketua DPR RI dari PDIP
Tanggapi SBY, kubu Jokowi nilai kebebasan berpendapat sudah baik
Saran Mardani bagi ibu-ibu agar hidup tak susah
Gerindra berniat masukkan Kwik Kian Gie ke tim Prabowo
Kubu Jokowi nilai belum perlu mencari pengganti Johan Budi
Terkait pengganti Sandiaga, PKS minta Gerindra tak banyak wacana
MPR kutuk perdagangan online PRT Indonesia
SBY tuding pihak asing obok-obok urusan bangsa Indonesia
Ahmad Dhani nilai cuitannya bukan hoaks
Ratna Sarumpaet tuding pemerintah blokir dana pembangunan Papua sebesar 23,9 T
Ribuan PNS terindikasi korup, Tjahjo gandeng KPK
Terkait pengganti Sandiaga Uno, Gerindra diskusi alot dengan PKS
Fetching news ...