Ucapan belasungkawa dunia untuk gempa Lombok

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Ucapan belasungkawa dunia untuk gempa Lombok

Ucapan duka atas musibah gempa bumi Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat tak hanya datand dari dalam negeri. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan kesedihannya atas banyaknya korban jiwa, cedera dan luasnya kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Dalam  pernyataan yang dibacakan oleh Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq pada Senin (6/8), Guterres menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga korban dan kepada rakyat serta Pemerintah Indonesia, dan mendoakan korban yang cedera supaya cepat sembuh.

Ia juga mengatakan PBB siap mendukung upaya pertolongan dan penyelamatan yang sedang berlangsung, jika diperlukan.

Masih pada Senin, Presiden Sidang Majelis Umum PBB Miroslav Lajcak mengatakan di akun Twitter bahwa ia mengikuti laporan yang berasal dari Indonesia dengan keprihatinan besar, dan bertambahnya korban jiwa setelah gempa di Lombok, Bali serta pulau lain membuat dia sedih.

Ia mengatakan doanya bersama Pemerintah Indonesia serta keluarga korban dan penyintas.

Sementara itu, Duta Besar Inggris di Indonesia, Moazzam Malik menyampaikan ucapan duka cita sekaligus apresiasi atas respons cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan juga tim SAR Indonesia dalam melakukan evakuasi para korban.

"Turut berduka cita atas jatuhnya korban gempa Lombok. Doa kami menyertai keluarga korban, semoga diberikan kekuatan," kata Moazzam melalui akun Twitternya.

Dalam kicauannya, Moazzam juga mengeluarkan imbauan kepada warga Inggris yang berada di Lombok untuk terus mengikuti berita dan juga mengikuti instruksi dari otoritas setempat.

Evakuasi ribuan turis

Tim SAR telah mengevakuasi 2.000 sampai 2.700 turis lokal maupun mancanegara dari kawasan wisata Gili Meno, Air, dan Trawangan (Gili Matra) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, setelah gempa 7 Skala Richter mengguncang wilayah itu pada Minggu malam (6/8).

"Kita dapat informasi dari lapangan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sekitar 2.000 hingga 2.700 wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, kemarin.

Proses evakuasi masih berlanjut, jumlah yang dievakuasi juga kemungkinan bertambah karena karyawan-karyawan hotel dan resort juga ingin keluar dari tiga pulau tersebut.

Meskipun sebagian besar wisatawan memutuskan meninggalkan pulau-pulau wisata berpantai indah itu, ada pula turis yang memilih tetap tinggal di hotel.

Sutopo mengatakan sebelumnya para wisatawan ingin dievakuasi dari Gili Matra karena khawatir ada ancaman tsunami karena ada peringatan dini tsunami setelah gempa 7 SR mengguncang Lombok dan sekitarnya pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB.

Kendati demikian, ia menjelaskan, ada 18 penerbangan tambahan yang dapat melayani wisatawan yang hendak keluar dari Pulau Lombok. Bandar Udara Internasional Lombok Praya juga beroperasi 24 jam.

Es mencair, puluhan jenazah pendaki di Puncak Everest muncul
Dicoret di dua kabupaten, ini respons Partai Berkarya
BPN yakin sosok Sandiaga Uno mampu lampaui elektabilitas petahana
Impor bawang putih dinilai bakal turunkan elektabilitas Jokowi
Dilaporkan ke Bawaslu, Ma'ruf Amin: Itu tidak tepat
Prabowo-Sandi akan kumpulkan ketum partai dan tokoh agama
Tak serahkan dana kampanye, 11 Parpol digugurkan di tingkat daerah
DPR soroti hak politik narapidana dan warga binaan
Fadli Zon: Wiranto super ngawur
Prabowo kampanye di Makassar, Sandiaga di Jawa Tengah
IHSG ditutup menguat di level 6.501
Mayoritas pemilih tidak tertarik janji capres
Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Kubu Jokowi akan yakinkan swing voters di kampanye terbuka
Komnas HAM sebut pemerintah umbar janji ke korban gempa Sulteng
Fetching news ...