Saham Wallstret ditutup menguat sementara saham Eropa melemah

REPORTED BY: Insan Praditya

Saham Wallstret ditutup menguat sementara saham Eropa melemah Ilustrasi pasar saham

Indeks saham Wallstreet Amerika dilaporkan mengalami kenaikan sedangkan pasar saham Eropa mengalami pelemahan tajam.

Wall street ditutup lebih tinggi pada Senin karena indeks utama bangkit kembali dari kerugian sebelumnya karena kepercayaan baru terhadap kekuatan ekonomi AS mengimbangi kekhawatiran selama ini atas perselisihan perdagangan AS-Cina.

"Dow Jones +0,14%, naik 34,31 poin menjadi 24.423,26. S&P 500 +0,18%, naik 4,64 poin ke 2,637.72. Nasdaq +0,74%, naik 51,27 poin menjadi 7.020,52" tulis keterangan pers Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market.

Kekhawatiran atas pertumbuhan global serta kesengsaraan perdagangan membayangi pasar di awal setelah data terbaru menunjukkan perlambatan tajam pertumbuhan ekspor Cina diperkuat kekhawatiran bahwa yang terbaik dari pasar bullish saat ini berada di belakang Amerika.

Namun, keyakinan bahwa ekonomi AS, setidaknya bisa terus tumbuh pada kecepatan yang sehat tahun depan dan melampaui kegugupan terburuk, sebagian karena komentar dari bank-bank berpengaruh seperti JP Morgan dan Goldman Sachs yang takut tentang Pertumbuhan ekonomi AS terlalu dibesar-besarkan.

Sementara itu, Saham Eropa ditutup melemah tajam seiring data yang menambah kekhawatiran pertumbuhan global.

Saham Eropa melemah tajam pada Senin, karena investor gagal mengguncang berlanjutnya pelemahan dalam ekuitas AS dan sebagai tanda perlambatan pertumbuhan di Perancis menambah kekhawatiran. Di antara saham individu, BASF AG anjlok dengan peringatan profit.

Stoxx Europe 600 turun 1,9% hingga berakhir pada 338,99

Sebelumnya hari Senin, Pengadilan Eropa memutuskan pada hari Senin bahwa Inggris secara resmi dapat membatalkan Brexit tanpa izin dari 27 negara anggota Uni Eropa lainnya.

Di bidang ekonomi, Kantor Statistik Federal Jerman merilis data yang menunjukkan surplus perdagangan county dengan bagian dunia lainnya menyempit. Menyalahkan protes di seluruh negeri yang telah memotong produksi industri untuk sejumlah sektor, Bank of France mengatakan ekonomi Perancis akan tumbuh lebih lambat dari yang diproyeksikan.

PDIP: Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tidak politis
PAN dukung pemerintah soal penundaan pembebasan Ba'asyir
MenpanRB akan pecat 300 PNS
GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba
Lebih dari 1000 PNS korupsi belum dipecat, ada apa?
Fahri Hamzah minta pemerintah tuntaskan hak keluarga korban kecelakaan Lion Air
Fadli Zon ragukan Najwa Shihab dan Tommy Tjokro jadi moderator debat
Kubu Jokowi curigai hasil survei Median
Calon pemimpin penyebar hoaks jangan dipilih
PKS harap pemerintah tak politisasi pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
Fadli Zon optimistis Prabowo lampaui elektabilitas Jokowi
Bamsoet imbau TNI-Polri netral dalam pemilu
IHSG siap melaju naik karena sentimen eksternal
DPR apresiasi mundurnya Edy dari ketua umum PSSI
Ahok bebas, apa pengaruhnya pada Pilpres?
Fetching news ...