Ideas

Manfaatkan peluang untuk merintis usaha waralaba

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Manfaatkan peluang untuk merintis usaha waralaba Dyandra Promosindo bersama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) kembali menyelenggarakan pameran IFRA 2018 pada tanggal 20 – 22 Juli 2018 di Jakarta Convention Center.

Merintis dan mengembangkan usaha melalui bisnis waralaba memang bukan hal yang mudah. Namun peluang yang sangat besar membuat bisnis semakin eksis diberbagai penjuru dunia. Pasalnya, bisnis warabala merupakan salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan merek yang sudah ada ketika ingin membuka atau merintis sebuah usaha.

Pada era digital ini misalnya, para pebisnis waralaba memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produknya pada platform digital atau dengan mengembangkannya melalui aplikasi pada smartphone. Oleh karenanya, Dyandra Promosindo bersama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) kembali menyelenggarakan pameran IFRA 2018 pada tanggal 20 – 22 Juli 2018 di Jakarta Convention Center.

Memasuki penyelenggaraan ke-16 kalinya, IFRA mengusung tema “Creating Franchise Entrepreneurial Behaviour with Continous Innovation”, dengan tujuan dapat menggerakan perilaku usaha franchise agar terus melakukan inovasi yang baru dan segar pada bisnisnya.

Ketua Umum AFI Anang Sukandar menyampaikan bahwa pelaku bisnis waralaba diharapkan dapat terus berinovasi tehadap usahanya.

“Usaha waralaba ini perlu selalu berinovasi dan memperdalam pengetahuannya untuk mempertahankan dan meningkatkan bisnis tentunya,” kata Anang.

Anang menyebut IFRA 2018 juga menyiapkan rangkaian program pendukung bagi pebisnis waralaba seperti International Franchise Talkshow, Forum Community Gathering, CEO Business Forum, dan kegiatan berbagi ilmu lainnya dengan narasumber pilihan.

Selain itu, The 3rd IFRA Preneur Business Concept Competition (IFBCC) telah dilaksanakan sebagai rangkaian pre-event IFRA 2018. IFBCC merupakan kegiatan kompetisi pengembangan strategi ide bisnis untuk kalangan mahasiswa.

Rangkaian IFBCC telah mendatangi 11 universitas yang ada di Jakarta dansekitarnya, seperti: Swiss-German University, PPM School of Management, Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara, IPMI International Business School, Universitas Bina Nusantara, Politeknik STMI Jakarta, Universitas Paramadina, Univ. Prof. Dr.Moestopo dan Kalbis Institute.

Kegiatan IFBCC menghadirkan pemateri yang kompeten pada bidang franchise dan bisnis yaitu Bapak Rofian Akbar selaku Direktur Umum Majalah Franchise Indonesia, Bapak Pietra Sarosa selaku Managing Director of Sarosa Consulting Group & Komisioner Bidang Sertifikasi dan Akreditasi Asosiasi Franchise Indonesia, dan juga Bije Widjajantoselaku Senior Consultant, Founder & CEO Ben WarG Consulting.

Para pakar sekaligus narasumber ini turut serta untuk memberikan ilmu dan motivasi pada mahasiswa sebagai calon pengusaha muda agar tidak ragu memulai bisnis sejak dini, karena bisnis franchise merupakan bisnis yang mudah diaplikasikan.

Radikalisme harus dikikis dengan Pancasila
Fahri: Jokowi adalah masalah, sulit dimaafkan
Film “Pedagogic”, potret buram di balik seorang ibu pekerja
PKS dan PAN masih abu-abu dukung Prabowo, ini sikap Gerindra
Potret generasi wacana
Babat habis kasus Setnov, KPK penjarakan dr. Bimanesh
MKD tidak akan persulit proses penggeledahan ruangan Eni Maulani Saragih
Jokowi akui bertemu TGB bicarakan cawapres
Generasi muda harus berdaya juang tinggi
Sofyan Basir dinilai ketat pilih kontraktor di proyek PLN
Agus Hermanto bantah PDIP ajak dukung Jokowi di Pilpres 2019
Deretan fakta Piala Dunia 2018
Tol Solo-Ngawi diresmikan, Jokowi: pembuka jalur merak-banyuwangi
Sederet fakta Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih tersandung kasus korupsi
Mencari advocat berkualitas, puluhan perwira Polri ikut bersaing
Fetching news ...