Fadli Zon ajak anggota parlemen lawan korupsi

REPORTED BY: Insan Praditya

Fadli Zon ajak anggota parlemen lawan korupsi Presiden GOPAC, Fadli Zon

Presiden Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC), Fadli Zon  mengajak anggota parlemen di seluruh dunia, untuk bersatu melawan korupsi. Pemberantasan korupsi sangat penting untuk mendukung perdamaian dan mencapai pembangunan berkelanjutan.

Fadli menegaskan diperlukan aksi-aksi kolaboratif  untuk memperkuat gerakan anti korupsi. GOPAC percaya bahwa parlemen memiliki peran yang sangat penting dalam gerakan anti-korupsi global.

“Anggota parlemen melalui mandat konstitusinya memiliki peran esensial untuk memantau transparansi, serta bekerja sama dengan institusi lainnya untuk memerangi praktik-praktik koruptif,” ungkap Fadli dalam rilis yang diterima Parlementaria, Minggu (09/10/2018).

Fadli melanjutkan, anggota Parlemen juga merupakan mitra penting dalam mewujudkan proses politik yang akuntabel, inklusif, partisipatif dan transparan.

“Saya percaya bahwa parlemen harus terus diberdayakan secara strategis dan dilibatkan secara aktif untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan bagi masyarakat internasional,” sambungnya.

Sebagai satu-satunya jaringan internasional bagi anggota parlemen yang berdedikasi untuk memerangi korupsi, GOPAC sendiri telah secara aktif mempromosikan peran anggota parlemen dalam mencegah korupsi melalui berbagai program dan kegiatan.

Salah satunya, GOPAC bekerja sama dengan DPR RI untuk mendorong inisiatif Open Parliament Indonesia, sekaligus turut mengampanyekan pentingnya parlemen untuk menjadi lebih inklusif dan transparan.

GOPAC secara aktif mempromosikan keterlibatan kolaboratif dengan pemerintah, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memastikan upaya bersama yang lebih terkoordinasi dalam melawan korupsi.

Baru-baru ini, dalam Pertemuan Tahunan Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-139 di Jenewa, Swiss, GOPAC memaparkan pentingnya kepemimpinan parlemen dalam mempromosikan perdamaian dan pembangunan melalui gerakan global anti-korupsi.

Senada, pada Konferensi Anti Korupsi Internasional (IACC) ke-18 di Kopenhagen, Denmark, GOPAC juga mendorong para anggota parlemen untuk berkomitmen dalam menjalin kemitraan yang lebih strategis untuk menghindari praktik-praktik korupsi dan mendukung penerapan Agenda 2030 yang inklusif, transparan, bertanggung jawab, dan efektif.

Dalam IACC, GOPAC menyerukan pentingnya upaya bersama komunitas global untuk turut merangkul parlemen dalam diskursus anti-korupsi.

“Saya percaya bahwa anggota parlemen pasti dapat menjadi game-charger dalam pemberantasan korupsi, menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas, untuk mencapai pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup politisi F-Gerindra ini.
 

PDIP: Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tidak politis
PAN dukung pemerintah soal penundaan pembebasan Ba'asyir
MenpanRB akan pecat 300 PNS
GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba
Lebih dari 1000 PNS korupsi belum dipecat, ada apa?
Fahri Hamzah minta pemerintah tuntaskan hak keluarga korban kecelakaan Lion Air
Fadli Zon ragukan Najwa Shihab dan Tommy Tjokro jadi moderator debat
Kubu Jokowi curigai hasil survei Median
Calon pemimpin penyebar hoaks jangan dipilih
PKS harap pemerintah tak politisasi pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
Fadli Zon optimistis Prabowo lampaui elektabilitas Jokowi
Bamsoet imbau TNI-Polri netral dalam pemilu
IHSG siap melaju naik karena sentimen eksternal
DPR apresiasi mundurnya Edy dari ketua umum PSSI
Ahok bebas, apa pengaruhnya pada Pilpres?
Fetching news ...