Dituduh Megawati tak punya visi-misi, PKS: mustahil dong

REPORTED BY: Insan Praditya

Dituduh Megawati tak punya visi-misi, PKS: mustahil dong Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nurwahid mengatakan mustahil karena sebelumnya pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah mensosialisasikan visi-misi tersebut pada bulan lalu.Hal itu dilontarkannya menanggapi pernyataan Megawati Soekarnoputri yang mengatakan kubu Prabowo tak punya visi-misi.

"Supaya ibu megawati bahwa mustahil dong seorang capres dan cawapres tidak punya visi dan misi," ujarnya di gedung DPR-MPR RI Jakarta, Jumat (16/11/2018).

"Pak sandi sudah mengirimkan visi dan misinya yang sudah dicetak sejak beberapa bulan yang lalu, sudah disosialisaikan dan disampaikan di mana-mana," lanjutnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan seharusnya Jokowi menjadi contoh bagi Prabowo-Sandi tentang bagaimana cara berkampanye yang sehat,mengingat dia pernah memenangkan pemilu pada 2014 silam.

"Harusnya sebagai petahana beliau memberikan contoh yang baik tentang bagaimana berkampanye yang sehat itu," tegasnya.

Kendati demikian, Hidayat mengatakan bahwa ini merupakan tantangan bagi kedua kubu untuk menghadirkan kampanye yang sehat, demi pilpres dan pemilu yang damai pada tahun 2019.

"Ya itu tantangan semuanya, bukan hanya dari pihak pak prabowo cs yang diharuskan menghadirkan kampanye yang sehat, daripada pihak pak jokowi dan kawan juga harus menghadirkan kampanye sehat,"

Lebih lanjut, Hidayat menyarankan kepada Megawati untuk  mengayomi Jokowi untuk tidak mudah terhasut pada bisikan yang ada di sekitar koalisinya, yang mengakibatkan janji pada masa jabatan presiden dilupakan.

"Bu mega penting juga untuk mengawal agar pak jokowi pun juga tidak mendapatkan bisikan-bisikan yang membuat pak jokowi kemudian melupakan janji-janjinya, dan tidak melaksanakan janji-janjinya, dan itu kan tidak positif juga," tutupnya.

PKB prioritaskan honorer ketimbang kenaikan gaji PNS
Jokowi: Indonesia butuh kritik berbasis data, bukan pembodohan
Sandiaga ingin bangun infrastruktur tanpa utang, ini kata Fadli Zon
Fadli Zon: Tjahjo sebaiknya mundur jika tak bisa urus e-KTP
Fadli Zon ajak anggota parlemen lawan korupsi
BPN: Pindah ke Jateng terobosan brilian
Pimpinan DPR: HAM dan Demokrasi era Jokowi alami kemunduran
Saham Wallstret ditutup menguat sementara saham Eropa melemah
DPR RI kagumi perjuangan Azerbaijan raih kemerdekaan
Kemiskinan ditarget turun 9,5% hingga 9%
DPR RI sambut baik kedatangan parlemen Kuwait
BPN pindah ke Jateng, ini kata Hanura
DPW Kalsel dukung Jokowi, PAN: Itu realita politik lokal
Prabowo perlu reuni 212 lagi jelang Pilpres 2019 jika ingin menang
Meluruskan cara pandang tentang pernikahan dan keluarga
Fetching news ...