Kubu Prabowo: Jangan remehkan emak-emak di kancah politik

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Prabowo: Jangan remehkan emak-emak di kancah politik Kubu Prabowo resmikan situs partai emak-emak

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Ahmad Muzani mengatakan kalangan emak-emak saat ini memiliki kesadaran yang tinggi untuk menentukan masa depan politik bangsa. Oleh karena itu, menurutnya hal itu menjadi sorotan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur bahwa emak-emak tak bisa dipandang sebelah mata dalam politik.

"Karena perempuan bisa menentukan segalanya. Karena itu kesadaran untuk menjadikan kaum perempuan, emak-emak ini faktor penting bahkan garisan terdepan, itu menjadi kesadaran kami," kata Muzani saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (08/11/2018).

Muzani mengatakan di Pemilu 2019 mendatang suara perempuan lebih banyak dari suara laki-laki. Ia mengatakan partisipasi perempuan menjelang Pemilu merupakan pelengkap serta barisan pertama bagi kubu Prabowo-Sandi untuk meraup suara.

"Emak-emak itu lebih banyak dari laki-laki di Indonesia. Pokoknya lebih banyak lah. Kemudian selama ini kaum perempuan dalam partisipasi politik lebih merupakan pelengkap, kaum emak-emak militan menjadi sebuah garda barisan pemenangan," ujarnya.

Saat ditanya dukungan emak-emak ke pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi karena melihat penampilan menarik Cawapres Sandiaga Uno, Muzani membantah hal itu. Ia mengatakan emak-emak semakin sadar dengan politik sehingga emak-emak bagi Koalisi Indonesia Adil dan Makmur adalah hal yang penting.

"Saya kira kaum perempuan makin dijadikan hal penting dalm keputusan politik makin bagus," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi membentuk Komunitas Partai Emak-emak dan meluncurkan situs emak-emak. Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno turut hadir dalam acara tersebut.

Sandi mengatakan situs partaiemakemak.co.id. itu berisi informasi tentang emak-emak maupun berita terkait kegiatan kampanye dari pasangan Prabowo-Sandi. Selain itu, menurutnya situs itu juga akan fokus pada isu ekonomi misalnya masalah penyediaan lapangan pekerjaan dan inovasi kebijakannya.
    

 

PDIP: Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tidak politis
PAN dukung pemerintah soal penundaan pembebasan Ba'asyir
MenpanRB akan pecat 300 PNS
GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba
Lebih dari 1000 PNS korupsi belum dipecat, ada apa?
Fahri Hamzah minta pemerintah tuntaskan hak keluarga korban kecelakaan Lion Air
Fadli Zon ragukan Najwa Shihab dan Tommy Tjokro jadi moderator debat
Kubu Jokowi curigai hasil survei Median
Calon pemimpin penyebar hoaks jangan dipilih
PKS harap pemerintah tak politisasi pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
Fadli Zon optimistis Prabowo lampaui elektabilitas Jokowi
Bamsoet imbau TNI-Polri netral dalam pemilu
IHSG siap melaju naik karena sentimen eksternal
DPR apresiasi mundurnya Edy dari ketua umum PSSI
Ahok bebas, apa pengaruhnya pada Pilpres?
Fetching news ...