KPK periksa Wakil Ketua DPR RI dari PDIP

REPORTED BY: Insan Praditya

KPK periksa Wakil Ketua DPR RI dari PDIP Komisi Pemberantasan Korupsi (Ilustrasi)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wakil Ketua DPR RI asal PDIP, Utut Adianto. Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017-2018.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TSD (Tasdi)," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Utut menjawab singkat mengenai hal yang ditanyakan KPK. Ia mengatakan bahwa itu tekait aliran dana.

"Iya saya kenal Tasdi. Soal aliran dana nantilah setelah selesai diperiksa," jawabnya singkat sebelum memasuki Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/09/2018).

Usai diperiksa, Utut mengaku menjawab 11 pertanyaan terkait tersangka Bupati nonaktif Purbalingga Tasdi. Menurut dia, materi pemeriksaan membahas relasinya dengan Tasdi.

"Ada 11 pertanyaan mengenai mantan kader kita Pak Tasdi, Bupati Purbalingga. Nanyain hubungan," kata Utut.

Utut sebagai kader PDIP menyatakan simpatinya kepada  Tasdi. Menurut Utut, Tasdi sebenarnya adalah orang baik. Namun, ia melakukan kekeliruan sehingga terjerat dalam kasus korupsi.

Tasdi diduga menerima fee Rp.100 juta dari kontraktor pemenang proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center tahap 2 tahun 2018 bernilai Rp.22 miliar.

Diduga pemberian tersebut merupakan bagian dari komitmen fee sebesar 2,5 persen dari total nilai proyek, yakni Rp.500 juta

 

"Memang dia orang baik, tapi ada kekeliruan jalan saja," kata Utut.

Dalam kasus ini KPK sebelumnya telah menetapkan Bupati Purbalingga Tasdi sebagai tersangka. KPK juga menetapkan tersangka Hamdani Kosen, pengusaha alias pihak swasta yang diduga memberikan suap kepada Tasdi.

 

Persoalan DPT bermula dari Kemendagri
Golkar akan rapat internal terkait Erwin Aksa dukung Prabowo-Sandi
Politisi Golkar ini dukung Prabowo-Sandi demi sahabat
DPR: Investor berlarian ke luar karena tingginya ongkos produksi
Seberapa narsis dirimu?
Komisi I imbau masyarakat laporkan TNI yang tidak netral
Kubu Jokowii minta Sandiaga realistis dalam membuat program
Kubu Jokowi: Ujian Nasional harus dipertahankan
Aksi ambil untung buat IHSG rentan terkoreksi
Fadli Zon nilai ujian nasional tak selesaikan persoalan standardisasi pendidikan
KPU nilai debat ketiga lebih kondusif dibanding debat kedua
Golkar nilai debat cawapres tak seimbang, Ma'ruf Amin jauh lebih menguasai
Kubu Prabowo nilai Ujian Nasional pantas dihapus
Allah lebih memihak perempuan?
Politisi Demokrat desak audit lingkungan di Pulau Wawonii dan Kabaena
Fetching news ...