Ini alasan mengapa harus puasa sebelum tes darah

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Ini alasan mengapa harus puasa sebelum tes darah

Jika seseorang sedang memeriksakan penyakitnya, tentu ada tahap yang dilalui tergantung dengan jenis penyakitnya. Tak jarang pula, tahapan pemeriksaan sampai ke tahap pengecekan darah. Semua pasien yang akan melakukan tes darah, pasti akan disarankan untuk berpuasa terlebih dahulu. Mengapa?

Ada beberapa tujuan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan dokter kepada pasiennya, skrining atau uji saring suatu penyakit, menunjang diagnosis, menyingkirkan suatu diagnosis penyakit, memantau pengobatan atau follow up terapi, menentukan pengobatan, dan kekambuhan.

Namun, prinsip paling penting yang harus dipahami pasien, pemeriksaan laboratorium tersebut dilakukan tenaga medis, dan merupakan penunjang dari wawancara serta pemeriksaan fisik yang telah dilakukan sebelumnya. Jika akan melaksanakan pemeriksaan laboratorium, terdapat beberapa hal yang harus diketahui.

Untuk menjamin ketepatan hasil pemeriksaan, syarat yang harus diperhatikan sebelum pemeriksaan seperti Glukosa puasa, Cholesterol lengkap, Trigliserida, Glukosa Toleransi test, C-Peptide, Lipid Total, APO A1, APO B puasa 10 - 12 jam, puasa 8 jam untuk pemeriksaan : TAT (Aggregasi Trombosit). Puasa 2 jam setelah makan : untuk pemeriksaan Glukosa 2 jam PP. Merupakan tahapan yang perlu diketahui dan wajib dilakukan oleh pasien yang akan melakukan pemeriksaan penyakit yang dideritanya. Kenapa harus melakukan hal tersebut?

Dilansir dari Hello Sehat, kandungan di dalam makanan dan minuman bisa memengaruhi hasil tes darah Anda. Ya, ketika Anda makan dan minum, zat dan kandungan dalam makanan akan dicerna dan terserap ke dalam pembuluh darah.

Biasanya, Anda perlu puasa sebelum tes darah jika ingin mengukur kadar gula, kadar mineral (seperti besi), kadar kolesterol dan jenis lemak lainnya, Enzim (seperti Gamma-glutamyl transferase).

Setelah makan atau minum, kadar-kadar ini bisa jadi meningkat, sehingga ketika Anda cek darah hasil tidak akurat menggambarkan kondisi kesehatan Anda.  Oleh karena itu, hasil tes darah setelah makan tidak dapat digunakan sebagai acuan yang tepat.

Apalagi jika Anda cek darah untuk kontrol diabetes, anemia, kadar kolesterol, dan penyakit hati. Pemeriksaan kesehatan ini memerlukan puasa terlebih dahulu.

Jika memang Anda dianjurkan puasa sebelum tes darah, maka ada beberapa hal yang sebaiknya Ada perhatikan.

Minum air putih

Biasanya, air putih tidak akan memengaruhi hasil tes darah tertentu. Jadi, umumnya Anda tetap boleh minum air putih seperti biasa meskipun harus puasa sebelum cek darah. Hal ini dilakukan supaya kebutuhan cairan Anda tetap terpenuhi.

Memang ada beberapa pemeriksaan darah yang mengharuskan Anda puasa minum juga. Maka itu, tanyakan dengan jelas pada dokter apa-apa saja yang harus dihindai atau dibatasi saat puasa sebelum tes darah.

Durasi puasa

Ketika Anda diminta untuk puasa, Anda akan berpikir lamanya seperti puasa di bulan ramadhan. Sebenarnya, hal ini kembali lagi pada jenis tes yang akan Anda lakukan.

Jadi, lagi-lagi Anda harus tanyakan pada dokter berapa lama Anda harus menahan makan dan minum. Jika diminta untuk puasa selama 12 jam, sementara Anda harus tes darah besok pukul 9 pagi, maka Anda mesti berhenti makan dan minum sejak pukul 9 malam.

Yang, penting sesuaikan dengan jadwal pemeriksaan darah yang akan Anda lakukan.

Obat-obatan

Tetap minum obat secara teratur ketika memang harus puasa. Kecuali, dokter menyarankan untuk memberhentikannya sejenak sebelum cek darah dilakukan.

Merokok

Merokok dapat memengaruhi hasil tes darah, maka itu Anda harus menghindari merokok selama puasa sebelum cek darah.

PKB prioritaskan honorer ketimbang kenaikan gaji PNS
Jokowi: Indonesia butuh kritik berbasis data, bukan pembodohan
Sandiaga ingin bangun infrastruktur tanpa utang, ini kata Fadli Zon
Fadli Zon: Tjahjo sebaiknya mundur jika tak bisa urus e-KTP
Fadli Zon ajak anggota parlemen lawan korupsi
BPN: Pindah ke Jateng terobosan brilian
Pimpinan DPR: HAM dan Demokrasi era Jokowi alami kemunduran
Saham Wallstret ditutup menguat sementara saham Eropa melemah
DPR RI kagumi perjuangan Azerbaijan raih kemerdekaan
Kemiskinan ditarget turun 9,5% hingga 9%
DPR RI sambut baik kedatangan parlemen Kuwait
BPN pindah ke Jateng, ini kata Hanura
DPW Kalsel dukung Jokowi, PAN: Itu realita politik lokal
Prabowo perlu reuni 212 lagi jelang Pilpres 2019 jika ingin menang
Meluruskan cara pandang tentang pernikahan dan keluarga
Fetching news ...